Pencari Kerja Merapat! Yuk, Kenali Cara Kerja Applicant Tracking System!

Pernahkah kalian berpikir bagaimana suatu perusahaan menyeleksi begitu banyak CV yang masuk? Apakah semuanya hanya melewati tim HRD secara manual? Nyatanya, tidak hanya melalui proses seleksi manual, kini perusahaan banyak yang sudah menerapkan Applicant Tracking System (ATS).

ATS adalah sebuah sistem yang digunakan oleh tim Human Resource untuk membantu mereka mendapatkan pelamar kerja yang sesuai kriteria. Bagaimana ya sebenarnya cara kerjanya? Nah Sobat Yaasmin, yuk kenalan dengan cara kerja Applicant Tracking System!

Cara kerja Applicant Tracking System (ATS) 

Sumber Gambar: pexels.com

Cara kerja ATS ialah memindai CV pelamar. Hebatnya, ATS bisa mengurutkan CV pelamar dari yang paling mendekati kriteria. ATS berjalan berdasarkan kode dan program yang disesuaikan dengan keingingan perekrut. Sistem kemudian akan memindai CV dan melihat adakah kesamaan dengan program yang ditentukan. Kode sebagai dasar program ATS ialah mengacu pada kemampuan, pengalaman, dan pendidikan. Tentu tak lupa posisi yang dituju pelamar, ada baiknya memperhatikan kriteria dari perekrut untuk dijadikan kata kunci pada CV.

Manfaat dari penggunaan ATS:

1. Lebih Efisien dan Praktis

Sumber Gambar: pexels.com

Bantuan sistem ATS membuat pekerjaan HR dalam meninjau CV sangat terbantu. Manusia bisa melakukan human error, namun mesin dan teknologi akan lebih detail. Proses administrasi juga akan lebih cepat terselesaikan dengan hadirnya ATS sehingga pelamar kerja tidak terlalu lama menanti kejelasan proses rekrutmen.

2. Feedback Cepat pada Pelamar

Sumber Gambar: pexels.com

Applicant Tracking System  memungkinkan tim HR untuk menjadwalkan proses rekrutmen dengan lebih mudah. Fitur lain yang juga terdapat di software ini ialah email blast yang membantu tim HR terkoneksi dengan pelamar kerja. Segala informasi dan feedback dapat dengan mudah diunggah dan dikirim melalui fitur yang ada. Jadi, tim HR tak perlu menggunakan aplikasi lainnya dan para pelamar tidak akan menanti tanpa kejelasan terlalu lama. 

3. Meningkatkan Ketelitian Pelamar

Sumber Gambar: Pexels.com

Keberadaan Applicant Tracking System setidaknya lebih mendorong keterampilan pelamar kerja. Hal ini karena pelamar dituntut untuk membuat CV dengan sebaik dan sejelas mungkin. Ketelitian dalam penulisan CV sangat dibutuhkan, karena sekecil apapun kesalahan dapat menyebabkan CV tersebut tidak terbaca oleh sistem ATS.

Yuk baca juga:

Metode Rekrutmen Kerja yang Perlu Kamu Ketahui!

CV ATS Friendly? Solusi Bagi Kamu yang Gak Lolos Tahap Screening

Ingin Berniat Bohong di CV? Hati-hati ini Risikonya

Creative dan ATS Friendly CV : Kapan harus digunakan?

Sebagai sebuah sistem komputer, ATS tentu tidak mengandalkan perasaan dan emosi dalam menentukan siapa yang lolos. Untuk itu, pelamar harus mampu membuat CV yang ramah dengan ATS.

Kehadiran sistem ATS tidak boleh menjadi penghalang untuk mendapat kerja hanya karena gagal dalam sistemnya. Semangat selalu, Sobat Yaasmin!

Penulis: Gisela Jasica Gunawan

Editor: Mutiara Alfiyah

Referensi Gambar: pexels.com

Referensi Tulisan:

Questibrillia, Bivisyani. 2019. Applicant Tracking System Memudah Perekrutan. Diakses pada 21 Oktober2021

Dwinda, Anggita.  2021. Cara Applicant Tracking System Membaca Kandidat dengan Cepat. Diakses pada 21 Oktober 2021

  • Transition Words: Firstly. Secondly. Thirdly. Fourthly. After That. Moreover. In conclusion. Therefore. In other words. However. For instance. Above all. In addition. Similarly. Also. Altogether. Another. Basically. Above all. After all. Because. Before. Besides. But. Certainly. Therefore. Chiefly. Comparatively. In addition. A. Consequently. Contrarily. Conversely. Altogether. Another. Basically. Above all. After all. Because. Before. Besides. Additionally. Again. Also. And. As well. Besides. Equally important. Further. Furthermore. Then.

Comments

Leave a Comment