Say No to People Pleaser!

Apa kabar Sobat Bee? Semoga kalian dalam keadaan baik dan tetap semangat dalam menjalani aktivitas. Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai people pleaser. Apa kalian sering merasa tidak mau melakukan sesuatu namun sungkan untuk menolak permintaan tolong dari orang lain? Apakah kalian sering berkeinginan untuk menolak ajakan teman namun tidak tahu bagaimana cara menolaknya?

Apakah kalian sering mengeluh terkait dengan beban yang kalian tanggung padahal itu bukan merupakan sesuatu yang harus kalian tanggung sendiri? Atau kalian selalu berusaha menyenangkan orang-orang di sekitar kalian?

Sobat Bee, jika kalian sering merasakan hal tersebut berarti kalian termasuk kedalam salah satu orang yang mengalami people pleaser atau bagi kalian yang berjenis kelamin wanita sifat ini juga bisa dikenal dengan good girl syndrome.

People pleaser adalah sebuatan bagi seseorang yang selalu berusaha untuk terus menyenangkan orang lain, apapun akan mereka lakukan dengan segala jenis kondisi yang sedang mereka miliki. Seseorang yang memiliki sifat ini juga memiliki kecenderungan berusaha agar orang-orang disekitar tidak kecewa terhadapnya. Mereka juga akan meletakkan kepentingan orang lain diatas kepentingannya sendiri.

Tanda-Tanda People Pleaser

people pleaser
Foto oleh Gary Barnes dari Pexels

1. People Pleaser Sering Merendahkan Diri Sendiri

Sebagian besar seseorang yang memiliki sifat people pleaser diawali dengan kepercayaan terhadap diri yang rendah, tentunya hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor seperti trauma, keluarga yang kurang mendukung, penampilan, hubungan dengan lawan jenis, dan lain sebagainya.

2. People Pleaser Butuh Pengakuan dari Orang Lain

Sebab memiliki kepercayaan diri yang rendah, sebagian besar seseorang yang memiliki sifat people pleaser membutuhkan pengakuan dari orang lain untuk menyenangkan dirinya. Untuk memperoleh pengakuan tersebutlah yang membuat mereka ingin selalu tampil dengan bisa melakukan segala hal.

Mereka takut jika orang-orang disekitarnya kecewa dan berpaling. Tidak jarang, banyak seseorang yang memiliki sifat people pleaser terkadang mendambakan ingin dibutuhkan oleh orang lain. Dengan itu, ia akan memiliki perhatian lebih dari orang-orang disekitarnya.

3. Selalu Mau Membantu Orang Lain, Tetapi Sungkan Menerima Bantuan

Seseorang dengan sifat people pleaser juga terkadang sulit untuk menerima bantuan dari orang lain. Hal tersebut disebabkan karena mereka sudah terbiasa dimintai pertolongan oleh orang lain dan merasa bahwa dirinya mampu untuk melakukan segala hal.

Oleh sebab itu, seorang people pleaser sungkan menerima bantuan dari orang lain yang dimana dapat membuat kredibilitas diri mereka menurun, Pada faktanya, semua orang pasti butuh bantuan dari orang lain.

4. Tidak Memiliki Banyak Waktu Luang untuk Diri Sendiri

Sebab selalu mendahului kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan mereka sendiri, seorang people pleaser terkadang tidak memiliki waktu luang untuk dirinya.  Hal ini karena mereka sibuk membantu dan menerima permintaan tolong dari orang lain.

Tentunya, pola hidup seperti ini dapat bersifat merusak, yang dimana kebutuhan orang lain menjadi milik kalian sehingga kalian pun tidak dapat fokus untuk memikirkan diri sendiri.

Lalu, bagaimana cara agar dapat meminimalisir sifat people pleaser di dalam diri kita?

Baca Juga:

Cara Berhenti Menjadi People Pleaser

1. Prioritaskan Kebahagiaanmu Membuatmu Berhenti Menjadi People Pleaser

people pleaser happiness
Foto oleh Matheus Bertelli dari Pexels

Kebahagiaan seseorang tentu berbeda-beda. Ada yang bahagia karena mendapat nilai bagus, bahagia karena memiliki barang baru, bahagia karena dipuji teman, dan lain sebagainya. People pleaser merasa kebahagiaan berasal dari orang lain. Di sisi lain, perlu kalian ketahui bahwa bahagia sangat berkaitan erat dengan kesehatan. Jika kalian sedang merasa bahagia, maka baik perasaan, pikiran maupun tubuh kalian akan ikut berdampak baik.

Bahagia juga dapat memberikan pandangan yang lebih positif untuk diri kita. Ketika kita sedang merasa bahagia, maka tidak akan ada lagi perasaan curiga ataupun gelisah yang sering menghantui serta dapat menularkan kepada orang lain di sekitar kita.

Maka dari itu, untuk dapat memiliki kepercayaan diri yang tinggi, terlebih dahulu kita harus meyakini bahwa diri kita sudah bahagia. Kita sudah mencintai diri kita sepenuhnya, baik dari kelebihan maupun kelemahan yang kita miliki. Ketika diri kita merasa bahagia, maka kita tidak akan lagi butuh pengakuan dari orang lain, sebab semuanya sudah terasa terpenuhi.

2. Bersikap Tegas untuk Diri Sendiri dan Orang Lain

People pleaser sulit berkata “tidak”. Maka kalian juga dapat memulai dengan bersikap tegas kepada diri sendiri. Hal ini terkait dengan prioritas kegiatan yang harus dilakukan juga terkait dengan memberi batas dalam melakukan sesuatu.

Hal tersebut dikarenakan, tubuh kita pasti merasa lelah jika terus menerus diforsir untuk melakukan pekerjaan. Jika tidak diberi batas maka akan berdampak negatif untuk kondisi psikologis dan emosional diri. Oleh sebab itu, kalian harus tegas dalam memprioritaskan apa yang harus kalian kerjakan sesuai dnegan kapasitas yang kalian miliki.

Selain itu, kalian juga diharapkan dapat tegas terhadap orang lain, tidak sungkan menolak permintan tolong orang lain jika dirasa mereka masih mampu untuk melakukannya sendiri. Tentu tidak lupa memberi alasan masuk akal bahwa kalian tidak bisa membantunya. Dengan cara seperti itu, kalian akan lebih fokus terhadap diri sendiri dan memiliki beban sesuai dengan kapasitas.

3. Berfikir sebelum Bertindak Khususnya untuk Orang Lain

Tentunya kita selalu diajarkan untuk selalu berfikir terlebih dahulu sebelum bertindak guna meminimalisir kesalahan yang mungkin terjadi. Hal tersebut juga penting kita terapkan saat menerima permintaan pertolongan dari orang lain.

Jangan sampai permintaan tolong tersebut yang nantinya menyebabkan beban yang kalian tanggung semakin bertambah dan membuat kita tidak fokus terhadap pencapaian diri. Pastikan juga, bahwasannya permintaan tolong tersebut memang benar-benar pantas untuk diterima bukan merupakan hal yang termasuk memanfaatkanmu.

Nah, Sobat Bee berikut merupakan tanda-tanda seseorang memiliki sifat people pleaser dan bagaimana cara untuk menghentikannya.

Perlu kalian ketahui, dalam hidup kita memang diharuskan untuk saling tolong-menolong. Namun jika kalian sudah memiliki sifat people pleaser, maka lama kelamaan sifat tersebut dapat memberikan dampak negatif terhadap diri sendiri. Sebab itu, diharapkan kalian dapat bertindak tegas dan juga tidak sungkan untuk menolak sesuatu yang tidak membuat kalian bahagia.

Penulis: Amanda Rizky Natasya

Editor: Nur Zakiyah Ilmi

Sumber Gambar: 1078funradio.com

Referensi:

Nareza, Meva. 2021. Ini Tanda dan Cara Berhenti Menjadi People Pleaser (Diakses pada 17 Juli 2021)

Transition Words: Firstly. Secondly. Thirdly. Fourthly. After That. Moreover. In conclusion. Therefore. In other words. However. For instance. Above all. In addition. Similarly. Also. Altogether. Another. Basically. Above all. After all. Because. Before. Besides. But. Certainly. Therefore. Chiefly. Comparatively. In addition. Concurrently. Consequently. Contrarily. Conversely. Altogether. Another. Basically. Above all. After all. Because. Before. Besides. Additionally. Again. Also. And. As well. Besides. Equally important. Further. Furthermore. 

  • Share this post

Comments

Leave a Comment