Tertekan Saat Bekerja? Berikut Tips Menyampaikan Keluhan pada Atasan!

Sobat Yaasmin, merasa tertekan dalam bekerja ialah hal yang sering terjadi. Namun, terkadang, kita tidak benar-benar menyadarinya. 

Berikut ini ialah cara menyadarkan diri bahwa kamu sedang mengalami tekanan berlebih saat bekerja. Saat sedang mengalaminya, ada baiknya kamu juga menyampaikannya pada atasan agar lebih lega. Bila bingung dan canggung caranya, simak pula tips pada artikel ini!

Sadari Tekanan Berlebih Saat Bekerja

Sumber by pexels.com
  1. Mudah Emosi

Saat kamu sudah pada titik dibebani pekerjaan, kamu akan lebih mudah emosi. Bukan hanya saat mengerjakannya, namun kedepannya kamu jadi sangat kesal dan tidak menikmatinya.

  1. Performa Menurun

Kamu tidak lagi mengusahakan yang terbaik. Contoh nyatanya, kamu kelewatan deadline, lupa melakukan sesuatu serta tidak memberi ide pada perusahaan. 

Menyadari hal dasar ini, kamu perlahan akan mampu merefleksikan apa penyebabnya dan dapat menjadi awal percakapanmu.

Tips Menyampaikan Keluhan Pada Atasan

Sumber by pexels.com
  1. Jangan Malu

Cobalah mempersiapkan diri dan berpikir bahwa bila tidak disampaikan, atasan pun tak akan tahu. Jadi, katakanlah! Sebab, atasan yang baik akan mengedepankan kesejahteraan karyawan karena  berdampak pada hasil kerja.

Baca Juga:

Menjadi Penulis Pemula? Berikut Tips Menulis Skenario Terbaik

Simak Tips Buat Kamu Agar Tetap Produktif Saat WFH

Peluang Usaha Jasa Pijat Urut Tradisional dan Refleksi

Stres: Penyebab, Gejala, dan Solusi

2. Hadir dengan Solusi

Sebelum berbicara jujur, siapkanlah solusi yang diinginkan. Sebagai seorang pribadi, diri kitalah yang paling mengetahui alasan mengapa hal ini terasa berat.

Jadi, pikirkanlah alternative terbaik yang bisa kamu harapkan. Jelaskanlah mengapa solusi yang kamu tawarkan berimbas baik bagi perusahaan, tidak hanya dirimu.  

Sebaiknya, kamu tidak datang dengan pikiran kosong tanpa solusi. Kamu akan terkesan hanya mengeluh kosong tanpa memikirkan bagaimana baiknya.

3. Kuasai Kesehatan diri sendiri

Sadari dan kenali dirimu sendiri. Rasakan apa yang membuat mu bahagia? Hal ini dapat  memberimu menetapkan batasan yang tepat dari kehidupan kerja dan kehidupan pribadi. 

Bila terasa berat, lebih baik tidak memaksakan diri mu! Utamakan kesehatan diri baik secara fisik maupun mental. Kesadaran ini akan membuatmu bercerita lebih jujur dan apa adanya, tanpa terbebani pikiran takut dipecat, dan sebagainya.

4. Tidak Kaku

Setelah mengutarakan perasaan, tanyakanlah pendapat dari atasan mu! Jadikan momen ini seperti sedang mencurahkan hati (namun tentu tetap sopan).

5. Baca Situasi

Saat ingin berkomunikasi dengan atasan, perhatikan situasi kantor saat itu. Apakah sedang padat, pekerjaan, untung, rugi? Tentu sebaiknya kamu pun bisa menahan diri berkaitan dengan hal ini, momentum.

Memang, kamu harus menyampaikan perasaanmu agar tidak mengganjal. Hal ini akan lebih efektif bila suasana kantor sedang stabil. Atasan mu juga jadi lebih mendengarkan ceritamu dan menerimanya dengan lebih bijak. 

PENUTUP

Begitulah tips yang perlu kamu ingat saat ingin mengeluhkan tekanan kerja pada atasan. Jauhkan diri dari pikiran malu dan takut. Setidaknya, kamu sudah berani menyuarakan perasaanmu agar ia mengetahuinya. Tetap semangat beraktivitas!

Penulis: Gisela Jasica Gunawan

Editor: Devi Oktaviana

Sumber Gambar: Pexels.com

Referensi: Kompas.com Cara Bicara dengan Atasan soal Kelelahan dan Beban Kerja (Diakses pada 08 Oktober 2021)

Fiki Ariyanti Kenali 5 Tanda Kamu Stres Karena Pekerjaan dan Cara Mengatasinya (Diakses pada 08 Oktober 2021)

  • Transition Words: Firstly. Secondly. Thirdly. Fourthly. After That. Moreover. In conclusion. Therefore. In other words. However. For instance. Above all. In addition. Similarly. Also. Altogether. Another. Basically. Above all. After all. Because. Before. Besides. But. Certainly. Therefore. Chiefly. Comparatively. In addition. A. Consequently. Contrarily. Conversely. Altogether. Another. Basically. Above all. After all. Because. Before. Besides. Additionally. Again. Also. And. As well. Besides. Equally important. Further. Furthermore. Then.
  • Share this post

Comments

Leave a Comment